Rabu, 01 Agustus 2012

Hati Seorang Ibu

Tetesan air mata kini telah berlinang dihati seorang IBU.
Air mata kesedihan yang sering aku lihat membuatku ingin mengusapnya dengan tanganku sendiri.
Kasih sayang yang mereka berikan kini sudah tidak mempunyai arti lagi.
Sadarkah kalian bahwa kalian telah mencampakkan hal itu secara tidak sengaja?
Kepedulian seorang IBU saat ini hanya dianggap seperti anjing mengonggong saja.
Pedih, sakit, kecewa. Mungkin itu yang mereka rasakan saat ini.
Namun kata PENYESALAN tak pernah tersirat dihati mereka.
Mereka tetap dengan ikhlas memberikan seluruh jiwa raganya demi seorang anak yang ia keluarkan melalui perjuangan yang sangat luar biasa.
Masih bisakah kalian merasakan kasih sayang yang IBU berikan kepada kita sewaktu kita kecil?
Beliau dengan sabar menenangkan amarah kita melalui tangisan yang tiada hentinya.
Mengasihi kita dengan segala ketulusan hatinya.

Bisakah kalian menghargai itu semua?
Aku yakin, hati seorang IBU akan terus menangis apabila melihat tingkah laku seorang anak yang ada di zaman sekarang ini.
Kalian dengan mudahnya mengatakan “I LOVE YOU” didepan pasangan kalian, namun apakah pernah kalian berkata sperti itu didepan IBU yang telah melahirkanmu dan berkata “MAAF” kepadanya?
Gengsi mungkin adalah alasan yang tepat.
Mengapa kita tak pernah berani mengatakan kalimat itu kepada orang yang jelas-jelas adalah orang yang paling dekat dengan kita?
Tegakah kalian melihat hati seorang IBU yang telah berusaha untuk menghadirkanmu didunia ini menangis?
Hanya satu kalimat yang ingin aku ucapkan kepada kalian “Hargailah segala pendapat atau larangan seorang IBU selagi ia masih bisa  memberikan pendapat dan melarangmu saat ini”

Jangan biarkan tetesan air mata itu jatuh lebih banyak lagi dibumi ini, karena aku tau bahwa tak akan ada kita didunia ini tanpa SEORANG IBU.

*Love You Mom. You’re the best mother for me, forever!! Thanks for your time. Don’t stop to see across me, because i know it’s can make me better especially for my life in the next time. ^.^