Tetesan air mata kini telah berlinang dihati seorang IBU.
Air mata kesedihan yang sering aku lihat membuatku ingin
mengusapnya dengan tanganku sendiri.
Kasih sayang yang mereka berikan kini sudah tidak mempunyai
arti lagi.
Sadarkah kalian bahwa kalian telah mencampakkan hal itu
secara tidak sengaja?
Kepedulian seorang IBU saat ini hanya dianggap seperti
anjing mengonggong saja.
Pedih, sakit, kecewa. Mungkin itu yang mereka rasakan saat
ini.
Namun kata PENYESALAN tak pernah tersirat dihati mereka.
Mereka tetap dengan ikhlas memberikan seluruh jiwa raganya
demi seorang anak yang ia keluarkan melalui perjuangan yang sangat luar biasa.
Masih bisakah kalian merasakan kasih sayang yang IBU berikan
kepada kita sewaktu kita kecil?
Beliau dengan sabar menenangkan amarah kita melalui tangisan
yang tiada hentinya.
Mengasihi kita dengan segala ketulusan hatinya.
Bisakah kalian menghargai itu semua?
Aku yakin, hati seorang IBU akan terus menangis apabila
melihat tingkah laku seorang anak yang ada di zaman sekarang ini.
Kalian dengan mudahnya mengatakan “I LOVE YOU” didepan
pasangan kalian, namun apakah pernah kalian berkata sperti itu didepan IBU yang
telah melahirkanmu dan berkata “MAAF” kepadanya?
Gengsi mungkin adalah alasan yang tepat.
Mengapa kita tak pernah berani mengatakan kalimat itu kepada
orang yang jelas-jelas adalah orang yang paling dekat dengan kita?
Tegakah kalian melihat hati seorang IBU yang telah berusaha
untuk menghadirkanmu didunia ini menangis?
Hanya satu kalimat yang ingin aku ucapkan kepada kalian “Hargailah
segala pendapat atau larangan seorang IBU selagi ia masih bisa memberikan pendapat dan melarangmu saat ini”
Jangan biarkan tetesan air mata itu jatuh lebih banyak lagi
dibumi ini, karena aku tau bahwa tak akan ada kita didunia ini tanpa SEORANG IBU.
*Love You Mom. You’re the best mother for me, forever!!
Thanks for your time. Don’t stop to see across me, because i know it’s can make
me better especially for my life in the next time. ^.^



Tidak ada komentar:
Posting Komentar